Perkembangan teknologi dan informasi yang pesat memunculkan pekerjaan baru yang bisa menjadi pilihan bagi mahasiswa lulusan jurusan Teknik Informatika. Digitalisasi membuat tenaga kerja dari jurusan Teknik Informatika sangat dibutuhkan dalam era digital saat ini. Peluang dan pasar kerja lulusan Teknik Informatika sangat luas dan banyak dicari perusahaan. Tak heran, sarjana Teknik Informatika memiliki beberapa prospek karier yang dibayar atau digaji relatif tinggi.
Berikut 7 prospek kerja lulusan jurusan Teknik Informatika sebagai berikut :
Programmer bertanggung jawab menulis, membuat, memprogram, dan mengembangkan coding sistem aplikasi maupun software. Saat ini, banyak perusahaan, media, dan startup mencari programmer untuk membantu dalam hal mengembangkan aplikasi.
Job desk dua profesi ini kurang lebih mirip yaitu bertanggung jawab mengumpulkan, mengekstrak, dan menginterpretasi data mentah dengan algoritma machine learning. Hal itu agar bisa menjadi informasi berharga untuk pengambilan keputusan perusahaan dalam situasi di waktu mendatang.
Buat kamu pecinta game, lulusan Teknik Informatika bisa menjadi game developer lho. Tak hanya bermain saja, umumnya kalian akan bertanggung jawab dalam proses pemrograman dunia permainan digital dalam berbagai format, seperti PC, konsol, browser web, dan perangkat mobile.
Seorang game developer harus memiliki keterampilan dalam bahasa pemrograman, seperti C#, C+, Java, paham soal tren game terbaru, membangun libraries dan API. Serta seorang team player karena dalam proses pembuatan game banyak bekerja sama dengan bidang lain menciptakan game.
Cyber security analist bertanggung jawab menjaga infrastruktur IT perusahaan, memantau jaringan, sistem, data informasi digital, mendeteksi adanya ancaman keamanan, seperti pencurian data, peretasan, malware, lalu menganalisis, menilai ancaman, hingga memberikan resolusi.
Seorang cyber security analyst perlu memiliki keterampilan dan memahami firewalls, proxies, antivirus, dan pengujian penetrasi jaringan komputer hingga men-deploy patch untuk meningkatkan performa dan keamanan sistem IT perusahaan untuk masa mendatang.
Bertanggung jawab sebagai ahli yang mendesain pengalaman pengguna (user experience) supaya nyaman ketika dipakai pengguna saat menggunakan sebuah aplikasi atau situs web.
Seorang UX designer biasanya memerlukan keterampilan mengoperasikan tools UX, seperti Figma, Zeplin, Sketch, dan Balsamiq.
Selain itu, mampu mengeksekusi survei atau interview, kreatif ide desain, dan mampu berkolaborasi dalam maupun antar tim.
Posisi ini sering dibutuhkan oleh berbagai perusahaan di Indonesia karena perusahaan/media/startup harus memiliki website dahulu untuk bisa memasarkan produk atau jasa.
Seorang web developer bertanggung jawab membangun produk website atau sistem web untuk menambah engagement, yang output akhirnya makin banyak masyarakat membeli produk atau jasa.
Seorang web developer harus mempunyai keterampilan mengatur domain, membuat basis data, mendesain, mengembangkan, hingga memelihara situs website. Hal menarik lainnya dari profesi web developer selain dapat bekerja di perusahaan, profesi web developer juga mungkin untuk dikerjakan sendiri sebagai freelancer.
Seorang konsultan IT bertanggung jawab menjadi jembatan antara tim teknis dengan klien untuk mengatasi permasalahan IT terkait sistem dan operasional perusahaan klien. Melalui memberi saran, merencanakan, merancang, dan mengimplementasi sistem teknologi guna menghasilkan solusi bagi klien.
Seorang konsultan IT wajib memiliki keterampilan analisis sistem arsitektur/struktur TI (teknologi informatika) perusahaan, dapat mengidentifikasi masalah, inefisiensi, dan kelemahan sistem TI perusahaan klien. Sehingga, dapat memberikan saran tentang praktik solusi terbaik TI yang bisa diterapkan.
Copyright © 2023 – Lentera Hati Bunda.
All Rights Reserved. Made with ❤ Lentera Hati Bunda